Home / Berita Luar / Seputar Nasional, Haris Azhar Ungkap Kejanggalan Penanganan Kasus Fredi Budiman

Seputar Nasional, Haris Azhar Ungkap Kejanggalan Penanganan Kasus Fredi Budiman

Kordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar. Foto: Twitter Pribadi

Kordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Haris Azhar. Foto: Twitter Pribadi

SEPUTAR MAKASSAR–Tim Berantas Mafia Narkoba yang terdiri dari sejumlah elemen masyarakat menemukan kejanggalan prosedur controlled delivery yang dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional dan Bea Cukai dalam penindakan kasus penyelundupan 1,4 juta butir narkotika jenis ekstasi.

Kasus tersebut melibatkan terpidana mati kasus narkotika Fredi Budiman pada tahun 2012.

BACA JUGA: Aktivis Dukung Haris Azhar #MelawanGelap

Kejanggalan tersebut diperoleh dari hasil pemeriksaan terhadap salah satu dari enam berkas putusan para terpidana anggota jaringan Fredi, yaitu Muhamad Muhtar alias Muhamad Moektar. Berkas tersebut terdaftar dengan nomor 2072.Pid.Sus/2012/PN.Jkt.Bar.

Koordinator KontraS Haris Azhar mengatakan, kejanggalan dalam penindakan yang dilakukan oleh BNN dan Bea Cukai dalam kasus tersebut merupakan bukti petunjuk baru dalam membuktikan testimoni Fredi soal dugaan keterlibatan aparat dalam bisnis narkotika.

“Kami ingin menjelaskan berkas putusan Muhamad Muhtar sebagai salah satu dugaan bukti tumpulnya putusan yang bisa dijadikan bukti petunjuk baru,” ujar Haris dalam keterangan pers di Kantor KontraS, Jakarta, Jumat, 12 Agustus 2016.

Haris menjelaskan, kesalahan prosedur controlled delivery yang dilakukan oleh BNN dan Bea Cukai terkait dengan penindakan dini terhadap proses pengiriman narkotika yang dikirim oleh Fredi. Ia berkata, Muhtar diperintah Fredi yang kala itu mendekam di Lapas Cipinang untuk mengirim narkotika di dalam kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju sebuah gudang yang beralamat di Jalan Kamal Raya Blok 1.7 Nomor 12A, Kamal, Cengkareng, Jakarta Barat.

Namun, Haris berkata, BNN justru melakukan penangkapan terhadap Muhtar berikut barang bukti sebelum tiba ke lokasi yang diminta oleh Fredi. BNN tidak melanjutkan alur pengiriman barang menuju gudang dan alamat yang tertera dari surat jalan kontainer tersebut, yaitu ke Jl. Kayu Besar Dalam Gang Portal RT 10/RW 11 yang berlokasi di belakang Pertamina Elpiji Cengkareng.

Haris menyatakan, akibat dari hal tersebut, tidak ada kejelasan soal siapa yang menyerahkan dan yang harusnya menerima paket tersebut. Ia menilai, dalam penindakan itu BNN hanya menggunakan landasan Pasal 75 (j) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi melakukan teknik penyidikan pembelian terselubung dan penyerahan di bawah pengawasan.

“Dalam aturan hukum itu tidak dijelaskan secara spesifik terkait controlled delevery,” ujarnya.

Padahal, ia menyebut, instrumen internasional United Nations Convention Againts Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropict tahun 1988 menyebut bahwa controlled delivery secara garis besar merupakan teknik untuk mengidentifikasi semua pihak yang terlibat dalam jaringan narkotika, mulai dari produsen, manufaktur, distributor, pembenih, dan lainnya yang terlibat dalam bidang narkotika.

Advokat Makassar Deklarasi “KAPN”

uluhan Advokat se Makassar mendeklarasikan pembentukan ‘Komite Anti Penyalahgunaan Narkotika’ sebagai wadah keterlibatan masyarakat sipil dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah sulawesi selatan.

Pembentukan Komite Anti Penyalahgunaan Narkotika (KAPN) berawal dari pernyataan Freddy Budiman yang ditulis Haris Azhar melalui sosial media, apalagi pada tulisan tersebut menyinggung perihal keterlibatan oknum tertentu dari pihak Kepolisian, BNN dan TNI dalam urusan peredaran narkoba di Indonesia.

KAPN mengungkap, penyalahgunaan dari tahun ketahun semakin meningkat dan tentunya tidak terjadi begitu saja tanpa beck-up aparat penegak hukum dan institusi represif negara. bahkan pihaknya mengungkap, di Sulsel sebanyak 267,6 ribu pengguna narkoba ditahun 2015.

Agregat: CNN Indonesia, GoSulsel

Editor: Ancha

SEPUTAR MAKASSAR MEMBUKA SELUAS-LUASNYA PERAN AKTIF ANDA DENGAN MENGIRIMKAN IDE, OPINI, ACARA/KEGIATAN dan Ucapan juga Tanggapan. KIRIM ARTIKEL ANDA KE: seputarmakassarkita@gmail.com

Catatan: Agar artikel anda Segera Diturunkan. Sertakan Foto, ID dan Nomor kontak. Foto akan diletakkan di samping artikel anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Scroll To Top