Home / Ekobis / Penumpang Kecewa, Akan Gugat Lion Grup

Penumpang Kecewa, Akan Gugat Lion Grup

Lion Air. Foto: google

Lion Air. Foto: google

SEPUTAR MAKASSAR–Seorang perwakilan calon penumpang Taslim Suarman asal Makassar, Sulawesi Selatan tujuan Palu, Sulawesi Tengah akan melayangkan gugatan hukum terhadap maskapai penerbangan Lion Grup terkait pelayanan mengecewakan.

“Saya akan melakukan gugatan terhadap pelayanan yang sangat mengecewakan karena saya bersama keluarga ditinggalkan pesawat, padahal sudah cek in dan dapat nomor kursi menunggu di ruang tunggu,” tegas Taslim di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu.

Menurut pria yang berprofesi sebagai pengacara ini mengungkapkan dirinya bersama keluarga berangkat dari rumah sekira pukul 08.00 WITA dan tiba di bandara setempat pukul 08.15 WITA.

Sementara jadwal boarding pesawat Batik Air (Lion grup) yang akan ditumpanginya sekira pukul 09.50 WITA. Ada entatif waktu hampir satu jam menunggu keberangkatan pesawat tersebut, sehingga dirinya memutuskan menunggu penerbangan.

Karena membludaknya penumpang saat arus balik lebaran diduga penerbangan Batik Air dipercepat pukul 09.46 WITA tanpa mengkonfirmasi calon penumpang, sehingga banyak penumpang ketinggalan pesawat.

“Bukan hanya saya tetapi ada puluhan orang juga mengalami nasib sama meski ada beberapa beda rute penerbangan. Barang-barang yang masuk bagasi pesawat saja yang berangkat, sedangkan kami tidak,” bebernya.

Ironisnya, saat melapor di kantor Lion Grup, pegawai lepas tangan, bahkan dirinya diminta reservasi ulang dengan solusi membeli tiket seharga Rp1.600.000 per orang, padahal itu bukan kesalahannya.

“Saya ada empat orang, diminta beli ulang tiket seharga Rp1,6 juta, kemudian dipotong 10 persen. Hampir dua jam kami berdebat dengan mereka bersama penumpang lain yang keberatan. Hasilnya, tetap beli tiket tapi dipotong 50 persen, ini kan merugikan,” katanya.

Taslim juga mempertanyakan mengapa pihak Lion Grup menawarkan opsi 90 persen sampai 50 persen membeli tiket, padahal bukan merupakan kesalahannya, sebab sudah mengikuti aturan penerbangan.

“Jelas-jelas maskapai Lion ini salah dan merugikan konsumen, malah berkelit calon penumpang yang terlambat padahal tidak ada penyampaian kepada penumpang kapal akan terbang,” katanya.

Ia berharap ke depan hal seperti ini tidak terjadi lagi dan menimpa calon penumpang lainnya, mengingat seharusnya sebagai maskapai penerbangan pihak Lion Grup membantu kelancaran arus mudik dan balik lebaran.

“Pelayanan maskapai ini memang tidak pernah maksimal, seharusnya pemerintah mencabut izinnya karena terus-terus merugikan konsumen, mana pelayanannya sangat tidak bagus dan jelek. Ada modus mengambil keuntungan saat arus mudik dan balik tahun ini,” ujarnya.

Taslim bersama keluarga dan beberapa orang lainnya yang kecewa akhirnya membatalkan penerbangan karena merasa tidak bersalah, dia menduga ingin dijadikan “sapi perah” saat momen arus balik lebaran.

Penumpang lainnya dari Makassar Tujuan Denpasar juga merasakan hal yang sama. Dirinya ditinggalkan pesawat, sementara barangnya ikut bersama pesawat.

Saat dikonfirmasi General Manager Service Lion Air Azhari melalui telepon selularnya terkait masalah itu tidak merespon, begitupun saat diberikan pesan pendek tidak dibalas.

Catatan Buruk Lion Air di Bisnis Penerbangan

Banyaknya permasalahan dalam transportasi udara tersebut membuat Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia dibanjir keluhan. Keluhan angkutan udara mendominasi, hampir 70 persen dari keseluruhan keluhan sektor transportasi.

“70 persen tersebut banyak yang mengeluhkan angkutan udara. Salah satunya, delay, refund tiket dan bagasi rusak,” ujar Ketua Harian YLKI Sudaryatmo kepada merdeka.com di Jakarta, Kamis (19/2).

Dari keluhan tersebut, Sudaryatmo membeberkan, maskapai penerbangan Lion Air paling banyak mendapatkan sorotan. “Lion Air paling banyak terutama soal delay,” kata dia.

Lion Air memang tak pernah lepas dari pemberitaan. Mulai dari aksi-aksi ekspansinya di sektor bisnis penerbangan domestik dan internasional, persaingannya dengan maskapai penerbangan nasional lainnya, termasuk dengan AirAsia, hingga masalah pelayanan terhadap konsumen.

Untuk persoalan yang terakhir, yakni buruknya kinerja pelayanan terhadap konsumen, Lion Air punya segudang catatan ‘hitam’. Merdeka.com mencatat berbagai ‘prestasi’ Lion Air yang mengecewakan penumpang. Berikut paparannya.

Agregat: Antara,Merdeka

Editor: Nurdin

SEPUTAR MAKASSAR MEMBUKA SELUAS-LUASNYA PERAN AKTIF ANDA DENGAN MENGIRIMKAN IDE, OPINI, ACARA/KEGIATAN dan Ucapan juga Tanggapan. KIRIM ARTIKEL ANDA KE: seputarmakassarkita@gmail.com

Catatan: Agar artikel anda Segera Diturunkan. Sertakan Foto, ID dan Nomor kontak. Foto akan diletakkan di samping artikel anda.

One comment

  1. SEPUTAR MAKASSAR MEMBUKA SELUAS-LUASNYA PERAN AKTIF ANDA DENGAN MENGIRIMKAN IDE, OPINI, ACARA/KEGIATAN juga Tanggapan. KIRIM ARTIKEL ANDA KE: seputarmakassarkita@gmail.com

    Catatan: Agar artikel anda Segera Diturunkan. Sertakan Foto, ID dan Nomor kontak. Foto akan diletakkan di samping artikel anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Scroll To Top